Sudah Tak Bahagia, Liverpool Disarankan Jual Mohamed Salah

Salah seorang legenda Liverpool, Robbie Fowler menyarankan bekas klubnya untuk melepas Mohamed Salah, dikarenakan menurut pandangannya pemain Mesir itu sudah tidak bahagia di Anfield dan performanya mulai menurun.

Prediksi pekan 30 – Mohamed Salah memang jadi salah satu andalan utama Liverpool dalam tiga musim terakhir ini, yang bersangkutan bahkan langganan mencetak lebih dari 20 gol tiap musimnya.

Pada musim ini, torehan golnya masih sangat bagus, 17 gol dari 28 pertandingan Premier league, menjadikannya sebagai pemuncak top skorer sementara kompetisi.

Namun, jika diperhatikan lebih dalam lagi, performa Mo Salah tampak mengalami penurunan drastis dalam tiga bulan terakhir. Tentu saja hal tersebut juga berdampak pada performa Liverpool secara keseluruhan.

Tim Marseyside yang merupakan juara bertahan kompetisi sudah kalah enam kali secara beruntun di laga kandang. Selain itu, mereka juga tak kunjung mampu mencetak gol ke gawang lawan di 5 partai kandang terakhir secara beruntun.

Robbie Fowler menganggap performa kurang apik dari Mohamed Salah tampaknya karena memang sang pemain sudah tidak bahagia bertahan di Anfield. Untuk alasan tersebut, sang legenda lantas menyarankan Liverpool untuk melepas Salah pada bursa transfer mendatang.

“Saya tidak akan mencoba mengkritik Salah. Saya sangat mencintainya. Tapi saya benar-benar percaya bahwa transfer sekarang sebagian besar tentang apa yang diinginkan para pemain, jadi bola ada di sang pemain, bukan milik Liverpool,”

“Jika dia ingin pergi, maka dia harus pergi. Jika seorang pemain ingin pergi, kami harus menerimanya. Saya sangat yakin bahwa jika mereka tidak bahagia dan ingin pergi, maka mereka harus pergi,” ujar Fowler dalam kolomnya di The Mirror.

Fowler pun menjadikan Philippe Coutinho sebagai contoh dalam kasus ini, saat gelandang Brazil tersebut berniat pergi ke Barcelona.

“Jurgen Klopp juga mengatakan hal yang sama – dia tidak ingin ada orang di klub yang tidak ingin berada di sana. Saya yakin itulah sikapnya dengan Philippe Coutinho. Dia gelisah untuk pindah,”

“Klopp tidak menginginkan Coutinho karena menurutnya sikapnya tidak benar, dan pada akhirnya dia tidak ingin racun itu ada di kubunya,” tandasnya.