Manajer-manajer Yang Pernah Berkonfrontasi Dengan Cristiano Ronaldo

Liga Italia – Hubungan Cristiano Ronaldo dengan pelatih Juventus, Maurizio Sarri dikabarkan tengah memanas. Pasalnya, Sarri mengganti Ronaldo dalam dua pertandingan secara berturut-turut. Ronaldo jelas kecewa dan marah atas keputusan tersebut.

Momen pertama kemarahan Ronaldo bisa disaksikan dalam pertandingan Liga Champions, melawan Lokomotiv Moscow. Saat itu, Ronaldo sempat kesal kepada pelatihnya, namun sang pemain masih duduk di bangku pemain.

Ronaldo kembali diganti dalam pertandingan melawan AC Milan. Kapten tim nasional Portugal tersebut kembali marah. Kali ini, respon Ronaldo lebih ekstrim. Dia langsung masuk ruang ganti. Bahkan, dia pergi dari stadion lebih cepat dari pemain lain.

Maurizio Sarri bukan pelatih pertama yang terlibat konfrontasi dengan Cristiano Ronaldo. Sebelumnya, ada juga beberapa pelatih yang mengalami masalah serupa. Inilah daftarnya seperti yang dilansir dari Portal Info Sepakbola Terbaru.

Carlos Queiroz
Carlos Queiroz merupakan tangan kanan Sir Alex Ferguson di Manchester United. Namun, hubungan mereka tidak cukup harmonis ketika Carlos Queiroz menjadi pelatih tim nasional Portugal. Pada Piala Dunia 2010, yang diselenggarkaan di Afrika Selatan, Ronaldo berbeda pendapat dengan Carlos Queiroz. Ronaldo ingin Portugal bermain lebih menyerang di pertandingan melawan Spanyol sedangkan Queiroz sebaliknya.

Jose Mourinho
Jose Mourinho dan Cristiano Ronaldo sebenarnya punya hubungan yang cukup baik. Pasalnya, mereka berdua berasal dari Portugal dan bekerja sama dengan agen yang sama: Jorge Mendes. Namun, hubungan Ronaldo memanas Jose Mourinho ketika masih di Real Madrid.

Paulo Bento
Carlos Queiroz bukan satu-satunya manajer tim nasional Portugal yang pernah punya masalah dengan Ronaldo. Sebab, ada pula nama Paulo Bento yang mengalami situasi sama. Paulo Bento berkonfrontasi dengan Ronaldo pada 2014 silam. Paulo Bento dipecat sebagai bos Portugal pada September 2014, beberapa bulan setelah babak belur di fase grup Piala Dunia. Portugal gagal lolos dari fase grup.