Tren Negatif Hantui Perjalanan Liverpool

Setelah beberapa pekan menduduki peringkat pertama klasemen Premier League musim ini, nyatanya kini Liverpool terlemparkan ke peringkat 3 klasemen Premier League disusul oleh Arsenal di peringkat 2 dan Chelsea di peringkat pertama. Para penggemar The Reds juga menilai bahwa skuat besutan Juergen Klopp ini terlalu banyak membuang kesempatan untuk menang di berbagai pertandingan.

Pertandingan yang terakhir kali baru terjadi adalah ketika Liverpool bermain seimbang 2-2 dengan West Ham United dan hanya memberikan 1 poin saja. Padahal West Ham United kini adalah tim yang baru saja keluar dari zona tidak aman karena menduduki peringkat ke-17 dengan mengantongi total 12 poin saja dari 14 kali laga pertandingan dan nyaris masuk ke zona degradasi.

Pada saat pertandingan tersebut, skuat The Reds justru bermain mendominasi terbukti dengan goal cepat Adam Lallana di menit ke-5 awal pertandingan. Disayangkan faktor buruknya penampilan seorang Loris Karius penjaga gawang Liverpool ini justru memberikan banyak kesempatan kepada Dimitri Payet dan rekan-rekannya memberikan ancaman ke gawang.

2 Pertandingan sebelumnya juga Liverpool harus menanggung hasil seimbang 0-0 ketika melawan Southampton, lalu yang paling memalukan adalah kalah 3-4 oleh Bournemouth. Padahal pada pertandingan tersebut Liverpool sudah unggul 3-1 sejak babak pertama dan di babak kedua pemain Bournemouth melancarkan comebacknya hingga menang 4-3. Kini, Liverpool tertinggal 3 poin saja dari Arsenal dan 6 poin dengan Chelsea.

Kondisi ini memperburuk perjalanan The Reds untuk bisa kembali mengejar Chelsea dan menggesernya dari peringkat puncak. Alhasil mereka harus kembali berjuang keras untuk terus berada di posisi empat besar dan berharap kekalahan akan menghampiri Chelsea di pertandingan berikutnya.

Terlepas dari itu semua, Liverpool harus bisa mengembalikan inkontesi dari para pemain nya yang terlihat mulai menurun di pertengahan musim Premier League Inggris dan publik Liverpool masih berhadap aura positif Jurgen Klopp bisa membawa keindahan di akhir musim ini.