Spalletti Merupakan Pilihan Yang Masuk Akal Inter Milan

Luciano Spalletti Stefano Pioli Inter Milan, Luciano Spalletti Stefano Pioli, Inter Milan, Luciano Spalletti, Stefano Pioli Inter Milan, Luciano Spalletti to Inter Milan,Stefano Pioli, Serie A, Liga Italia

Luciano Spalletti Stefano Pioli

“Mengapa tidak?.” Ini adalah ucapan yang keluar dari Luciano Spalletti setelah ditanya tentang kemungkinan bergabung dengan bersama Inter musim depan. Hal ini akan membuatnya bekerja sama sekali lagi dengan Direktur Olahraga baru mereka (yang sempat menjabat di Roma dengan posisi yang sama), Walter Sabatini. Meskipun sebelumnya Nerazzurri dikaitkan dengan berbagai pelatih dengan profil tinggi, namun mereka lupa mencantumkan nama pelatih berusia 58 tahun sebagai pengasuh tim mereka berikutnya.

Inter memang sembat mengincar pelatih papan atas klub Eropa, seperti Antonio Conte, Diego Simeone, Mauricio Pochettino dan Leonardo Jardim dan menjadi kandidat utama mereka. Dan  menurut sejumlah besar media, Inter menawarkan mereka dengan nominal gaji yang sangat besar. Namun hingga saat ini mereka belum memutuskan untuk penerus Stefano Pioli.

Terdengar kabar bahwa kini mereka akan memilih pelatih Roma menjadi pengasuh Mauro Icardi CS. Memang bukan pilihan terbaik untuk penggemar Inter, namun diyakini Spalletti bisa menawarkan apa yang mereka idamkan selama beberapa waktu lalu, yaitu stabilitas performa pemainnya.

Nerazzurri memang tidak bisa menepis kesalahan untuk musim yang tidak menyenangkan ini, apalagi mereka telah memecat tiga ahli taktik mereka saat kampanye berlangsung. Namun mentalitas tim, struktur klub dan pemilik baru semuanya juga harus menjadi faktor lainnya yang membuat kondisi mereka seperti ini. Namun kondisi yang tak jauh berbeda juga dialami Giallorossi sebelum akhirnya Luciano memimpin kembali Roma untuk kedua kalinya.

Saat Jim Pallotta, Presiden Roma, menyambut Spalletti pada tahun 2016 lalu, Roma adalah bayangan dari apa yang mereka hadapi saat ini. Seperti halnya Inter, mereka memiliki banyak komponen yang harus diperbaiki apalagi pelatih mereka saat itu yaitu Rudi Garcia membuat mereka merasa lemah dan tidak yakin dengan mental mereka sendiri.

amun terlepas dari kepemilikannya  Amerika yang baru, masalah dengan Ultras, masalah Francesco Totti dan dominasi Juventus yang terus berlanjut, mantan gelandang Empoli tersebut sukses membuat Giallorossi sulit dikalahkan. Secara keseluruhan, ia membawa stabilitas kembali Roma yang telah memiliki musim yang mengesankan secara keseluruhan tahun ini.

Dia mungkin bukan Pelatih profil tertinggi dalam daftar, tapi Nerazzurri harus bertanya serius kepada diri mereka sendiri, Mengapa tidak Spalletti?