Schweinsteiger Tak Puas Dengan Leicester

Manchester United harus puas dengan hasil imbang

Schweinsteiger kesal timnya biarkan Vardy Pecahkan Rekor

Gelandang Manchester United, Bastian Schweinsteiger kesal bahwa timnya membiarkan Jamie Vardy untuk memecahkan rekor mencetak gol Liga Premier dan menolak anggapan bahwa mereka harus puas dengan hasil imbang 1-1 di Leicester City.

Pemain asal Inggris, Vardy membuat sejarah setelah pertandingan berjalan selama 24 menit di Stadion King Power, melepaskan tendangan terukur melewati David de Gea dan mencetak gol untuk 11 pertandingan berturut-turut – mengalahkan catatan terbaik sebelumnya sebanyak 10 pertandingan yang dicetak oleh mantan legenda Manchester United, Ruud van Nistelrooy.

Schweinsteiger mencetak gol pertamanya untuk Manchester United di perpanjangan waktu babak pertama lewat sundulan dan tim Louis van Gaal itu tetap berada di posisi ketiga di klasmen sementara di belakang Leicester, dengan kemenangan Manchester City 3-1 atas Southampton pada hari sebelumnya mengembalikan mereka ke puncak.

Kapten tim nasional Jerman itu merasa frustrasi ketika melihat Vardy memanfaat kesalahan Manchester United lewat serangan balik dari tendangan sudut Manchester United dan meninggalkan mereka dengan rasa kecewa. “Kami tahu rekor yang berusaha dipecahkan oleh Jamie Vardy, sehingga gol itu berarti kami tidak senang,” kata Schweinsteiger kepada wartawan. “Itu terjadi dari tendangan sudut kami sendiri, dan pertahanan kami tidak baik. Sangatlah mengecewakan bahwa kami kebobolan gol seperti itu.

“Waktu terciptanya gol saya itu sangat baik, hanya satu menit sebelum istirahat paruh waktu. Tapi kami merasa kecewa bahwa kami tidak dapat memenangkan pertandingan – kami memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol kedua. Tapi tidak mudah untuk bermain melawan Leicester di musim ini. “Kami harusnya bisa menciptakan lebih banyak gol dengan peluang yang kami miliki. Kami harus bermain lebih baik lagi, itu sudah pasti.”