Salomon Kalou Resmi Gantung Sepatu

Sebuah berita tidak mengenakan harus diterima manajemen tim nasional Pantai Gading dan beserta rekan-rekannya setelah rekannya Salomon Kalou memutuskan untuk pensiun dari tugasnya di timnas Pantai Gading. Keputusan ini diambil dan di umumkan setelah beberapa waktu timnas Pantai Gading dipastikan gugur dari kompetisi Piala Afrika 2017.

Pantai Gading resmi gugur karena tidak bisa lolos dari sesi kualifikasi dengan menduduki peringkat 3 di Grup B, setelah dikalahkan 1-0 oleh tim nasional Maroko. Goal tunggal oleh Rachid Aliou ini mengubur dalam-dalam harapan Pantai Gading menjuarai Piala Afrika kembali.

Tercatat pada tahun 2015 lalu pemenang dari kompetisi Piala Afrika tahun 2015 saat itu adalah tim nasional Pantai Gading, dengan memainkan laga adu pinalti yang begitu ketat. Namun kini sang jawara harus gugur dan rela melihat pesaingnya seperti Kongo dan Maroko yang lolos dari kualifikasi Grup B dengan mengisi peringkat pertama dan kedua.
Namun dibalik kekalahan tersebut, Salomon Kalou menjelaskan bahwa berita pensiun dirinya dari timnas ini tidak ada kaitannya dengan kegagalan Pantai Gading lolos di kualifikasi Piala Afrika tahun 2017.

Kalou menegaskan dengan saksama bahwa dirinya memutuskan untuk pensiun karena ingin memberikan tempat kosong kepada pemain-pemain muda Pantai Gading lainnya yang masih belum mendapatkan kesempatan. Salomon Kalou sendiri sebenarnya masih dalam usia yang produktifitas di usianya 31 tahun, mengingat masih banyak pemain sepakbola di luar sana yang masih aktif di atas usia 34-35 tahun.

Namun tetap Kalou menegaskan bahwa dirinya hanya ingin memberikan kesempatan lebih kepada bibit-bibit talenta muda untuk mencoba membela negaranya lewat dunia sepakbola.