Ryan Dan Valencia Putus Asa

Benitez meraih kemenangan satu dekade lalu

11 tahun sejak Valencia mengalahkan Sevilla

Kiper asal Australia, Mathew Ryan bersikeras bahwa sebuah rekor selalu dibuat untuk dipecahkan ketika Valencia berupaya untuk mengakhiri rekor buruk mereka di tangan saingan La Liga mereka, Sevilla.

Sudah 11 tahun berlalu sejak Valencia terakhir kali mengalahkan Sevilla dalam pertandingan tandang, sebuah rekor catatan dari 15 pertandingan di semua kompetisi yang bisa ditarik kembali hingga ke tahun 2004. Santiago Canizares, Vicente, Ruben Baraja, David Albelda, Roberto Ayala dan Pablo Aimar berada di dalam daftar nama pemain Valencia ketika Valencia yang ketika itu dipimpin oleh Rafael Benitez meraih kemenangan dengan skor 2-0 lebih dari satu dekade yang lalu di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan.

Valencia – yang saat ini berada di peringkat ketujuh di La Liga dan unggul empat poin di atas Sevilla – memiliki kesempatan untuk mematahkan catatan tersebut ketika kedua tim bertemu pada pertandingan di hari Minggu dan Ryan yakin atas peluang klubnya untuk meraih kemenangan. “Rekor itu selalu ada untuk dipecahkan. Hal yang indah dalam sepakbola adalah bahwa apa pun bisa terjadi pada hari itu,” kata kepada Ryan Omnisport.

“Kami akan menghadapi pertandingan ini dengan rasa percaya diri atas kemampuan dan rencana permainan kami untuk mendapatkan hasil. Hanya itu yang bisa kami lakukan. “Kita tidak bisa mengubah masa lalu. Kami harus pergi ke sana dengan menggunakan pendekatan yang tepat dan mudah-mudahan kami daptat mengakhiri catatan kekalahan yang menyedihkan itu. “

Valencia dan Sevilla akan memasuki pertandingan ke 13 setelah kedua belah pihak sama-sama mengalami kekalahan dalam pertandingan di pertengahan pekan. Valencia yang dipimpin oleh Nuno dikalahkan dengan skor 2-0 oleh Zenit dalam laga Liga Champions pada hari Selasa, sementara Sevilla mengalami kekalahan 4-2 di Borussia Monchengladbach pada hari berikutnya.