Oliver Mintzlaff Ungkap Alasan Liverpool Lebih Unggul Dibandingkan Barcelona Memboyong Naby Keita

Naby Keita, Oliver Mintzlaff, Red Bull Leipzig

Naby Keita Oliver Mintzlaff Red Bull Leipzig

Belum lama ini Oliver Mintzlaff selaku direktur dari RB Leipzig telah mengungkapkan alasan mengapa Liverpool lebih “berusaha” dalam mengejar Naby Keita dibandingkan Barcelona pada musim panas lalu. Padahal raksasa Liga Spanyol tersebut juga telah membuat kesepaktan untuk tahun 2018 juga..

Memang seperti yang diketahui, The Reds mengejar pemaim internasional Guinea untuk sebagian besar musim panas laludan telah mengidentifikasi dia sebagai target utama. Mereka pun bersaing dengan klub yang sulit ditolak oleh pemain manapun yaitu Barcelona, namun akhirnya kegigihan mereka mampu membenamkan meminat Spanyol dan membuat kesepakatan dengan Leipzig.

Meskipun demikian, Liverpool tidak dapat membawa pemain berusia 22 tahun untuk kampanye musim ini, melainkan akan menandatangani kontrak klub pada musim panas mendatang, tahun  2018.

Sebuah kesepakatan senilai 48 juta poundsterling pun akan membawa Keita ke Anfield dan Mintzlaff mengatakan bahwa tekad Liverpool untuk tidak ketinggalan dalam perlombaan perburuan tanda tangannya, pada akhirnya mendapatkan hasil yang berharga.

Dia mengatakan kepada Sport Bild: “Barcelona memang bertanya tentang kemungkinan penandatanganan Naby Keita. Tapi sepertinya mereka tidak berusaha seperti Liverpool.”

Mintzlaff juga percaya bahwa kesepakatan tersebut pada akhirnya telah berhasil membuktikan semua pihak, bahwa kubunya juga masih mampu mempertahankan Keita untuk sebuah petualangan di Liga Champions pada 2017-18 ini, sementara mereka juga menghasilkan biaya terbaik untuk jasanya.

Dia menambahkan: “Kami ingin fokus kami. menjadi 250 persen pada beban triple kami musim ini (tiga kompetisi), tapi ini menjadi sulit bagi Naby. Dengan begitu, kami menemukan solusi yang memberi pemain itu keamanannya kembali. ”

“Kami juga bisa menegosiasikan biaya transfer yang jauh lebih tinggi.”

Keita sendiri baru-baru ini telah mengungkapkan kepada media Goal bahwa sementara dia tetap sepenuhnya fokus pada upayanya di Leipzig, dia juga berharap bisa kembali ke Merseyside musim panas mendatang.

Dia berkata: “Saya biasa menonton Xabi Alonso di Liga Champions dan Liga Primer saat berada di Guinea dan musim lalu saya harus bermain melawan dia di lini tengah sebelum dia pensiun. “.

“Ketika saya memikirkan hal-hal seperti ini, ini mengingatkan saya pada betapa beruntungnya saya, tapi juga seberapa keras saya telah bekerja dan sejauh ini saya telah datang. Tapi ini baru permulaan, saya tidak pernah puas, saya tidak pernah merasa nyaman. ”

Itu akan menjadi musik ke telinga Liverpool dan Jurgen Klopp selaku pelatih, saat mereka melihat kegigihan mereka dalam sebuah pengejaran yang berlangsung lama, dihargai juga oleh sang pemain.