Oezil Inginkan Lebih di Piala Eropa

Mesut Oezil

Usai menjadi juara dunia, performa timnas Jerman malah naik turun. Namun ditegaskan Mesut Oezil bahwa Jerman bakal bermain di performa terbaiknya ketika Piala Eropa.

Dua tahun silam, Jerman berada di puncak dunia setelah sukses memenangkan trofi Piala Dunia dengan menundukkan Argentina di babak final. Akan tetapi, setelah kembali dari Brasil, permainan Jerman jadi tidak stabil.

Meskipun finis menjadi juara grup saat kualifikasi Piala Eropa 2016, Jerman diketahui beberapa kali alami kesulitan berhadapan dengan tim-tim yang di atas kertas tidak lebih difavoritkan. Dalam pertandingan kualifikasi Piala Eropa ataupun persahabatan, Die Mannschaft tunduk dari Polandia, Republik Irlandia, Amerika Serikat, Argentina, Inggris, Prancis, dan Slovakia.

Jerman juga tidak menorehkan sheet sejak sukses 7-0 dari Gibraltar pada Juni 2015 silam. Selain itu, sejumlah pemain yang dibawa ke Prancis juga memiliki masalah dengan kesehatan seperti Bastian Schweinsteiger dan Mats Hummels.

Walau begitu, Oezil tetap menghadapi Piala Eropa dengan percaya diri. Dia percaya Jerman bakal bermain beda di Prancis dan dapat bicara banyak.

“Media sering gugup menjelang kompetisi,” kata Oezil.

“Mereka sering katakan bahwa kami tak bakal mendapatkan apa-apa sebab kami terlalu lemah, namun kami kerap berada di sana saat kompetisi dimulai,” tambah Oezil.

“Kami tak cuma berusaha dan selalu paling tak mencapai ke semifinal, namun juga menampilkan sepakbola indah. Anda bakal menyaksikan Jerman yang berbeda dibanding dua tahun belakangan,” katanya.

Empat tahun silam, perjalanan Jerman di Piala Eropa terhenti oleh Italia di babak semifinal. Kali ini, Oezil menginginkan perolehan yang lebih baik.

“Kali ini saya mau hasil yang lebih. Saya ingin menyerahkan semuanya sampai kami juara,” ucap Oezil menegaskan.

Jerman bergabung ke dalam Grup C bersama Ukraina, Polandia, dan Irlandia Utara. Skuad Joachim Loew itu bakal berhadapan dengan Ukraina di laga perdana, Minggu (12/6/2016) nanti.