Mykhailo Fomenko Mengundurkan Diri Dari Ukraina

Mykhailo Fomenko

Pertandingan berhadapan dengan Polandia bakal menjadi laga terakhir Mykhailo Fomenko yang menjadi manajer timnas Ukraina. Dia menyatakan akan mundur usai ini.

Ukraina masih tersisa satu laga lagi di Piala Eropa 2016. Namun pertandingan dengan Polandia yang bakal dihelat pada Selasa (21/6/2016) malam nanti takkan menjadi penentu apapun lagi sebab Ukraina telah dinyatakan tersingkir.

Merasa telah gagal menjadi manajer, Famenko memutuskan agar segera mundur usai pertandingan itu.

“Perasaan seperti apa yang saya miliki untuk terus berlanjut menjadi pelatih usai gagal melaksanakan tugas yang diberikan dalam kompetisi ini?” kata Fomenko.

Famenko mengatakan kekalahan Ukraina di Piala Eropa banyak mendapat pengaruh dari perang yang terjadi di negara itu. Hal lain yang menjadi pengganggunya ialah cekcok antara dua pemain inti Ukraina Taras Stepanenko (Shakstar Donetsk) dan Andriy Yarmolenko (Dynamo Kiev) yang terjadi di ajang liga.

“Saya tak merasa jika kesatuan tim terusik sebelum leg final Piala Eropa. Saya lebih memperhatikan pada hal ini dalam laga pemanasan berhadapan dengan Siprus dan Wales. Semua orang mengetahui apa yang terjadi di akhir Liga Ukraina. Keadaan ini memberi pengaruh dalam segi psikologi tim,” tambahnya.

“Sebagai seorang pria, saya sudah biasa bertanggung jawab atas perbuatan saya. Saya akui kesalahan saya. Saya membuat hal yang tak tepat dalam keadaan itu,” lanjutnya.

Dengan kursi manajer utama sekarang kosong, Andriy Shevchenko diberitakan bakal menjadi mengusi kursi yang dia tinggalkan. Shevchenko sekarang ini menjadi asisten Fomenko.

“Kenapa tidak? Dia memiliki pengalaman di dunia sepakbola, sudah menyelesaikan pelatihan melatih dan memiliki sertifikat pelatih Pro. Tuhan memberkatinya agar menjadi manajer yang hebat seperti ketika dia masih menjadi pemain,” tambah dia.