Mourinho Disindir Balik Bek Real Madrid

Beberapa waktu lalu, pelatih Manchester United Jose Mourinho menyindir bek Real Madrid Sergio Ramos. Dalam sindiranya tersebut, Mourinho menyindir kiprah Sergi Ramos dan Real Madrid di Liga Champions. Dengan banganya Mourinho mengatakan Real Madrid dan Sergio Ramos tak pernah mencapai perempat final Liga Champions sebelum ia melatih disana.

Menanggapi sindiran tersebut, Sergio Ramos alih-alih marah. Yang mengejutkan Ramos malah membenarkan perkataan yang dilontarkan oleh Jose Mourinho. “Yang dikatakan oleh Jose Mourinho memang benar,” Ungkap Sergio Ramos seperti dilansir Marca.
“Sergio Ramos yang kini menjadi kapten Real Madrid sekarang meraih tiga trofi Eropa. Ia belum pernah bermain di perempat final Liga Champions ketika saya datang pada 2010,” Ungkap Jose Mourinho.

Sebelumnya, Jose Mourinho pernah melatih Real Madrid. Musim pertamanya membawa skuatnya majuu ke perempat final dan bertemu dengan Tottenham Hortspur. Setelah berhasil taklukan Tottenham Hortspur dengan perolehan skor 5-0. Namun tak bertahan lama kemenangan Madrid setelah kalahkan Tottenham, langkah Los Blancos harus terhenti saat dikalahkan oleh rival abadinya Barcelona.

Real Madrid ditaklukan oleh keganasan Barcelona di bawah asuhan Pep Guardiola. Skuat Barcelona berhasil memenangkan pertandingan melawan Real Madrid dengan perolehan hasil akhir 3-1 yang dimenangkan oleh Barcelona.

Setelah gagal melaju ke final, Jose Mourinho mengakhiri karirnya sebagai pelatih Real Madrid pada akhir musim 2012/2013. Penyebab hengkanya Mourinho dari Real Madrid karena adanya perseteruan dengan pemainya Sergio Ramos dan Casillas. Pemain tersebut protes kepada Mourinho karena kegagalnya membuat prestasi Madrid buruk di musim tersebut.

Menurut Ramos, Mourinho bukan menyindir. Melainkan menjatuhkan harga dirinya sendiri mengungkapkan hal itu. Kini kami bisa lebih percaya diri setelah lepas dari pelatih tersebut.

“Memang benar, saat bersama dengan Mourinho kami telah menaju ke perempat final dan sekarang, tak ada dia kami bisa dan mampu menjadi juara tiga kali Liga Champions. Dalam karir saya, saya telah belajar banyak dari setiap pelatih. Mourinho mungkin yang palling buruk.” Ungkap Sergio Ramos mengakhiri.