Mbappe Sempat Sesali Tak Nikmati Masa Mudanya Dengan Normal

Kylian Mbappe, PSG, Neymar

Kylian Mbappe PSG

Belum lama ini Kylian Mbappe telah mengucapkan rasa terima kasih kepada rekannya di Paris Saint Germain yaitu Neymar, pasalnya Ia telah membantunya untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan di Paris Saint-Germain setelah transfer spektakulernya di musim panas lalu.

Neymar merupakan pemain bintang dari Barcelona yang telah beralih menuju Parc des Princes pada awal Agustus lalu. Saat itu Ia ditebus dengan harga 222 juta eruo, dan menjadi pemain sepak bola dengan tranfer termahal didunia saat ini. Monaco pun menyusul pada akhir bulan itu untuk bergabung dari AS Monaco dengan kesepakatan pinjaman awal sebelum dipermanenkan dengan biaya transfer sebesar 180 juta euro pada akhir musim ini.

Dan saat dua pemain tersebut dipasangkan di kiri dan kanan lapangan, mereka mampu tampil memukau, membawa raksasa liga Prancis tersebut berada diperingkat pertama klasemen di Ligue 1 dan lolos dari babak kualifikasi liga Champions. Kedua pemain juga telah rajin menyumbangkan gol dimana Mbappe telah mencetak tujuh gol di Ligue 1 dan Neymar menyarangkan 11 gol dimana PSG menjadi klub yang mencetak gol paling banyak di musim ini.

Mbappe, yang telah merayakan ulang tahun ke 19 pada hari ini, telah memuji pemain bintang Internasional Brasil yang telah membantunya untuk memantapkan posisi di PSG.

“Neymar segera membawa saya ke bawah sayapnya dan mengintegrasikan saya,” kata Mbappe kepada France Football.

Namun ia sempat menyesal tidak dapat hidup seperti remaja biasa, dan mengatakan, “Saya tidak bisa keluar terlalu banyak, saya membawa banyak teman kerumah, kami bermain, kami tertawa, kami memikirkan sesuatu selain sepak bola, inilah saat dimana saya bisa bersikap seperti anak seusia saya. “.

“Menjadi pemain yang baik begitu cepat membuat saya merindukan banyak kehidupan normal seorang remaja normal.” ungkapnya

Tapi Mbappe, yang telah mencapai empat gol dalam lima penampilan terakhirnya bersama PSG, meyakini bahwa bermain sepakbola tidak bisa dibandingkan dengan pekerjaan lain.

“Mereka yang berbicara tentang pengorbanan yang mereka buat sepanjang karier, saya tidak mengerti terlalu banyak,” Mbappe menambahkan. “Bagi saya, pengorbanan sebenarnya akan bangun pagi-pagi sekali untuk bekerja (seperti pekerja pada umumnya).”.