Manchester City 2-1 Sevilla

Sevilla unggul lebih dulu berkat Yevhen Konoplyanka

Kevin de Bruyne mencetak Gol kemenangan

Rami 36 ‘(og)
De Bruyne 90 ‘

Konoplyanka 30 ‘

Gol kemenangan di menit ke 91 dari Kevin de Bruyne memberikan kemenangan dramatis di Liga Champions bagi Manchester City atas saingan mereka di Grup D, Sevilla.

Klub Spanyol tersebut telah unggul lebih dulu ketika umpan silang Vitolo diubah menjadi gol secara mengesankan oleh Yevhen Konoplyanka. Manchester City dengan cepat menyamakan kedudukan ketika tendangan jarak dekat Wilfried Bony mengenai Adil Rami dan masuk ke gawangnya sendiri setelah mendapat umpan yang baik dari Yaya Toure. Serangan balik cepat dari Sevilla mengancam lebih banyak gol ke gawang Manchester City yang seringkali terbuka lebar di belakang.

Tapi, untuk kedua kali berturut-turut di ajang Eropa, tim asuhan Manuel Pellegrini itu menyambar tiga poin penting di detik-detik terakhir. Yaya Toure maju ke depan pada menit-menit akhir dan memberikan umpan kepada De Bruyne, yang memotong dari kanan untuk mencetak gol kelima dalam tujuh pertandingan terakhirnya untuk City dan membawa mereka naik ke posisi kedua di grup.

Apa Arti Kemenangan Ini Bagi Manchester City?

Tim asuhan Pellegrini itu tertinggal satu angka di belakang pemimpin klasmen Juventus, yang ditahan imbang oleh Borussia Monchengladbach pada hari Rabu, dan unggul tiga poin di atas Sevilla. Dua dari tiga pertandingan grup terakhir Manchester City adalah pertandingan tandang, dimulai dengan kunjungan balasan ke Sevilla dalam waktu dua minggu. Sebelum itu mereka akan melakukan perjalanan melintasi kota untuk mengahadapi Manchester United dalam derby hari Minggu, di mana Pellegrini akan berusaha untuk melakukan peningkatan besar di lini pertahanannya

Ketidakpastian Di Lini Pertahanan

Manchester City telah memenangkan dua pertandingan kandang mereka sebelumnya dengan skor 6-1 dan 5-1, tapi tidak tanpa adanya celah yang lebar di lini belakang di kedua pertandingan, dan kerentanan itu semakin terlihat di sini. Perbedaannya adalah bahwa kali ini Manchester City menghadapi Sevilla, bukan Newcastle atau Bournemouth, dan pemenang Liga Europa musim lalu itu secara konsisten mengancam setiap kali mereka maju ke depan.