Lyon Resmi Boyong Striker Muda Berbakat Lille OSC, Martin Terrier

Martin Terrier, Lyon, OGC Nice, Lille OSC

Martin Terrier resmi menuju Lyon

Akhir pekan lalu, Lyon telah berhasil menyelesaikan penandatanganan pemain striker muda berbakat dari Lille OSC yang dipinjamkan oleh Strasbourg yaitu Martin Terrier. Transaksi tersebut melibatkan dana awal sebesar 11 juta euro namun ia tak langsung digunakan oleh klub yang kini berada di peringkat  kedua klasemen, melainkan dipinjamkan kembali menuju Strasborug hingga akhir musim ini usai.

Terrier merupakan produk keluaran dari akademi Lille yang ia ikuti lebih dari satu dekade. Dan saat berusia 18 tahun, Ia dipromosikan menuju tim cadangan Lille. Performanya yang memukau juga membuatnya dipercaya untuk diturunkan di tum utama pada usim 2016-17, namun di awal musim ini ia dipinjamkan untuk menuju rivalnya yang baru dipromosikan ke Ligue 1 saat itu.

Terrier pun mampu tampil apik dimana ia telah membantu tim barunya dengan tiga gol dan dua asisst dari 17 pertandingan yang melibatkannya di Ligue 1. Dan bibit muda berbakat baru ini menjadi perhatian beberapa klub di Eropa termasuk rivalnya, Olympique Lyonnais.

Dan akhirnya pemain berusia 20 tahun itu resmi berlabuh Groupama Stadium dengan biaya 11 juta euro kontrak yang akan membuatnya tetap di klub sampai 2022.

Syarat kesepakatan Terrier termasuk insentif tambahan yang bisa memberi Lille satu juta euro lagi, sementara mantan klubnya juga akan mendapatkan 10 persen keuntungan dari transfer sang pemain di masa depan.

Namun pemain Internasional Prancis U20-U21 itu tidak akan bergabung dengan skuad Bruno Genesio dimusim ini, namun Ia tetap bertahan di Strasbourg hingga musim panas mendatang..

Kepala divisi perekrutan Lyon yaitu Florian Maurice mengungkapkan, “Saya menemukan Martin Terrier musim lalu bersama Lille dan saya terus mengikutinya dengan Strasbourg musim ini, tapi terutama dengan harapan di mana dia sangat sukses,” .

“Dia adalah penyerang yang memiliki fleksibilitas dan kecerdasan yang menarik dalam permainan, yang telah menjadi sangat langka. “.

“Semua yang dia lakukan benar. Dia kuat, cepat, sangat nyaman secara teknis dan sangat terampil di depan gawang. “.

Hingga saat ini, Lyon berhasil bertengger diperingkat kedua klasemen, sementara Lille berusaha menghindari Zona degradasi dan Stasbourg lebih baik posisinya saat ini.