Kiper Legenda Manchester United Lebih Memilih Neuer Dibandingkan De Gea

Manuel Neuer David de Gea, Manuel Neuer, David de Gea,, Peter Schmeichel, Bundesliga, Liga jerman

Manuel Neuer vs David de Gea

Legenda Manchester United yaitu Peter Schmeichel menganggap bahwa Manuel Neuer merupakan kiper yang lebih baik dari pada kiper milik Red Devils, David de Gea. Bahkan Schmeichel menyebutnya sebagai kiper yang terbaik di planet ini.

Pemain Denmark yang ikonik tersebut tahu satu atau dua hal tentang kehidupan di antara menjaga pertahanan diantara tiang gawang, terutama setelah memenangkan banyak penghargaan dengan klub dan negara selama karirnya yang berkilauan.

Dia telah melihat De Gea mewarisi mahkotanya di Old Trafford, dimana pemain asal Spanyol itu meroket pada tahun 2011 sebagai penerus jangka panjang Edwin van der Sar.

Pemain berusia 26 tahun itu telah menjadi sosok penting bagi The Red Devils, namun Schmeichel masih percaya bahwa Munich Neuer merupakan penjaga terbaik hingga kini.

Peraih juara lima kali di Liga Primer tersebut mengatakan kepada Sky Sports saat ditanyai dari hasil tangkapannya saat ini, “Saya sering ditanyai pertanyaan ini, ‘Siapa yang terbaik di dunia?’

Ia pun menjelaskan, “Kiper favorit saya di dunia saat ini adalah Manuel Neuer. Sudah lama sekali, itu karena gaya kiper yang dia berikan kepada dunia. Dia adalah pemain muda yang pemberani, dia sempat mejadi pemain muda yang pemberani. “.

“Saya melihat dia saat membela Schalke di Old Trafford. Dan mataku seperti ini, ‘siapakah anak muda ini?’. Dia berani, dia bermain terlalu jauh dari gawangnya, dia adalah salah satu dari sedikit kiper yang benar-benar tidak sesuai, sangat menantang, membawa permainan kepadanya, mengambil kendali. ”

“Saya suka dia untuk itu.”

Namun Neuer sekarang sudah berusia 31 tahun, jadi gelar juara dunia terbaik mungkin bisa lolos ke De Gea di beberapa tahap dalam waktu dekat – jika Ia belum menjadi yang terbaik.

Apalagi Neuer saat ini mengalami cedera kaki yang harus membuat dirinya menghentikan langkah untuk membela Bayern, setidaknya sampai tiga bulan mendatang. Tanpa kehadirannya di awal musim juga membawa dampak besar, dimana karena Ia sangat sering diturunkan dan jarang dirotasi, membuat penggantinya sulit untuk memiliki keahlian sepertinya. Timnya pun memiliki pra musim yang banyak menelan kekalahan. Bahkan tanpa kehadirannya sempat membuat Bayern menelan sebuah kekalahan di Bundeslia, dan dua kali imbang.