Kekalahan Bayern Akibat Kurang Agresif

Philipp Lahm

Philipp Lahm berpendapat Bayern Munich bermain jauh lebih baik pada babak kedua walau tunduk dari Atletico Madrid. Penampilan itu menjadi modal Bayern dalam menjalani putaran kedua.

Bayern pulang dari kunjungannya ke markas Atletico di Vicente Calderon dalam pertandingan putaran pertama semifinal Liga Champions, Kamis (28/4/2016) dinihari WIB, dengan kegagalan 0-1. Gol tunggal Atletico di pertandingan itu diciptakan oleh Saul Niguez pada menit ke-11.

Pada babak kedua, Bayern yang tertinggal bermain lebih agresif dan membuat banyak peluang. Usai cuma melakukan satu tendangan on target di babak pertama, Bayern yang memimpin dengan penguasaan bola sebanyak 69% itu membuat enam tendangan on target dari 12 usaha yang mereka lepaskan di babak kedua.

Akan tetapi Bayern kesusahan memperoleh peluang untuk membuat gol penyama. Penjaga gawang Atletico, Jan Oblak, juga bermain bagus dengan melancarkan tujuh penyelamatan selama pertandingan berlangsung.

Performa Bayern yang tidak begitu bergairah di babak pertama dianggap menjadi salah satu penyebab kekalahan Bayern. Akan tetapi setelah menemukan pola permainan yang lebih baik pada babak kedua, Lahm optimistis Bayern dapat memutar keadaan di putaran kedua yang akan dilaksanakan di Allianz Arena minggu depan.

“Kami menghadapi sedikit kendala di awal. Kami tak mau melalukan kesalahan dalam membangun permainan kami sebab Atletico amat, amat membahayakan dalam transisi permainan,” kata Lahm.

“Pada babak kedua kami membuat banyak peluang namun tak berhasil menciptakan gol. Kami tidak membayangkan akan membuat banyak peluang, namun membuat banyak peluang dalam 45 menit itu menambah kepercayaan diri kami.”

“Kami masih memiliki 90 menit di markas. Ada suasana yang luar biasa di stadion, pendukung kami bakal dengan leluasa memberi kami dukungan. Kami akan berusaha sejak awal dan memutar keadaan,” katanya.