Jose Mourinho Tak Pilih-Pilih Lawan Di Semifinal Liga Europa

jose  mourinho - manchester united

Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, rupanya tidak mengharapkan lawan yang ingin mereka hadapi di putaran semifinal Liga Europa. Sebab, Mourinho merasa kalau tim-tim yang berhasil melaju ke putaran 4 besar tidak ada lawan yang mudah.

The Red Devils berhasil mengamankan tiket semifinal usai menaklukkan kandidat Belgia, Anderlecht, dengan skor akhir 2-1 di perempatfinal leg II, Jumat (21/4/2017) subuh tadi. Berkat hasil positif di partai ini, MU berhak lolos ke putaran selanjutnya dengan keunggulan agregat 3-2, menyusul hasil seri 1-1 di leg I.

Di putaran 4 besar nanti, selain MU ada pula Celta Vigo, yang berhasil lolos usai unggul agregat 4-3 dari Genk, lalu Ajax yang menaklukkan Schalke dengan agregat yang sama, dan Lyon yang berhasil lolos melalui adu penalti kontra Besiktas usai agregat 3-3.

Di samping itu, pengundian partai semifinal bakal dilaksanakan di Jumat (21/4/2017), tepatnya di markas utama UEFA di Nyon, Swiss. Mourinho sendiri malah merasa kalau lawan-lawan yang berpotensi dihadapi MU, semuanya mempunyai level kesulitan yang setara.

“Di hari ini kami mempunyai contoh terkait seberapa beratnya laga ini dan saat ini kami mempunyai potensi berjumpa sebuah tim Spanyol, sebuah tim Prancis, serta Ajax [di putaran semifinal],” ungkap Mourinho seperti yang dilansir dari salah satu media.

“Alhasil kami tak memperkirakan kalau di putaran selanjutnya bakal ada lawan yang gampang.”

Pemuncak dari turnamen Liga Europa ini memberikan kans untuk MU berduel di Liga Champions musim depan. Walaupun begitu, sejauh ini mereka pun masih berival sengit di rivalitas 4 besar Premier League. Mourinho juga memberikan sinyal kalau liga tetap menjadi prioritas.

“Kami bakal terus berupaya sebaik mungkin. Selama dari segi perhitungan kans tersebut masih memungkinkan di Premier League, kami mesti memperjuangkannya. Jika nantinya sudah tak mungkin lagi dari segi perhitungan, alhasil kami mesti mengerahkan semuanya di Liga Europa lantaran turnamen itu memiliki trofi yang krusial dan khususnya hadiah dari turnamen yakni tampil di Liga Champions,” tutup Mourinho.