Jerome Boateng Meyakini Bayern Akan Ungguli Paris Saint Germain

Prediksi Bayern Munich vs PSG 2017, Liga Champion, Bayern Munich, Jerome Boateng

Prediksi Bayern Munich vs PSG 2017

Menjelang putaran terakhir babak kualifikasi grup di Liga Champions,  Bayern Munich akan menghadapi Raksasa Liga Prancis, Paris Saint Germain. Dalam laga tersebut mereka mencoba membalaskan dendam tentang perlakuan oleh rivalnya pada pertemuan sebelumnya dimana  saat itu mereka dikalahkan dengan skor 3-0. Bahkan Jerome Boateng meyakini bahwa timnya akan mampu meraih kemenangan dalam laga tersebut walaupun tak mampu menjadi posisi teratas klasemen.

Memang pada hari Rabu besok pukul 02.45 WIB, Bayern akan menjadi tuan rumah menjamu PSG di Allianz Arena . Mereka harus harus menang dengan empat gol untuk membawa mereka ke posisi puncak di Grup. Dan seandainya mereka kalah atau imbang saat menghadapi klub asal Prancis, mereka tetap bisa lolos dari babak kualifikasi mengingat posisinya diperingkat dua klasemen grup.

Untuk sebagian besar pemain dan juga para penggemar mereka, kekalahan menghadapi PSG cukup membekas diingatan mereka dimana berdampak diberhentikannya pelatih mereka, Calo Ancelotti. Meskipun demikian, pelatih penggantinya saat ini yaitu Jupp Heynckes mampu membawa Bayern tampil mengesankan, dibanding dua bulan yang lalu setelah peremuan tersebut.

Boateng sendiri selaku pemain bertahan Bayern mengatakan kepada L’Equipe bahwa juara Bundesliga tersebut dapat menimbulkan kekalahan pertama PSG dalam kompetisi Liga Champions. Meskipun demikian, Ia mengungkapkan bahwa tujuan pertandingan kali ini bukanlah untuk menjadi peringkat pertama di papan klasemen.

Ia pun mengatakan , “Bukan tujuan kami untuk menyelesaikan di puncak grup. Ini lebih sekedar untuk memenangkan pertandingan terakhir ini di depan para penggemar kami sendiri, melawan salah satu tim terbaik di Eropa.”.

Namun ia menepis anggapan bahwa seandainya Bayern mampu menimbulkan kekalahan besar saat menghadapi PSG dan finis di puncak grup, akan mengirim pesan yang kuat ke seluruh Eropa, maka Bayern perlu diperhitungkan.

Pemain berusia 29 tahun itu menjelaskan, “Terlepas dari skor, kemenangan itu sendiri sudah menjadi sinyal, terutama karena PSG sangat mengesankan dan kami masih memiliki cukup banyak pemain yang cedera. Di Paris, kecuali Thiago Motta, tidak ada orang di ruang perawatan. Ini bukan sebuah drama jika yang harus finis kedua, terutama karena kami bukan lagi favorit dalam kelompok ini. Jika kita berhasil melakukannya, itu akan menjadi keajaiban kecil.”.