Jeda Internasional Membuat Andrej Kramaric Membantu Timnasnya Lagi

Andrej Kramaric, Kroasia,Andrej Kramaric, Kroasia

Andrej Kramaric saat mencetak gol bersama timnas Kroasia

Sementara banyak rekan satu timnya akan menggunakan jeda internasional saat ini untuk mengisi ulang baterai mereka dan bersiap untuk kembali ke aksi Bundesliga, pemain lini depan Hoffenheim yaitu Andrej Kramaric memiliki harapan besar pada babak playoff FIFA World Cup 2017 ini.

Kramaric dan timnasnya Kroasia harus mendapatkan poin yang lebih baik dari Yunani, baik pertandingan kandang maupun tandang sehingga mereka bisa mengamankan tempat mereka di final musim panas mendatang di Rusia, setelah sebelumnya mereka kalah dua poin dengan peringkat klasemen di Grup I kualifikasi Eropa, yang diisi oleh Islandia.

Setelah membantu Hoffenheim kembali ke jalan kemenangan melawan Cologne di matchday 11, pemain berusia 26 tahun itu ingin memainkan peran kunci dalam pertemuan yang diadakan di Stadion Maksimir, Zagreb, pada tanggal 10 besok pukul 02.45 WIB.

Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan bundesliga.com, Kramaric mengungkapkan pendapatnya tentang kampanye kualifikasi Piala Dunia Kroasia saat ini dimana sebelumnya Ia  pernah mengatakan kepada media tersebut bahwa “semakin besar permainan, semakin baik Ia bermain”. Namun kenyataannya Ia dan timnya saat ini berada diurutan kedua dan harus masuk kebabak play-off.

Ia mengatakan, “Ketika kita terakhir berbicara, [Kroasia] berada dalam posisi yang nyaman [di babak kualifikasi Grup I] dan berada di ambang sebuah tempat di Piala Dunia, tapi sekarang situasinya telah berubah. Kami tidak tampil sebaik yang bisa kami lakukan dalam empat pertandingan terakhir kami.”.

Memang saat itu diempat pertandingan terakhir dibabak kualifikasi Piala Dunia, mereka mengalami dua kekalahan dan sekali imbang. Namun Ia mampu memberikan andil kepada timnya terutama laga terakhir saat menghadapi Ukraina, dimana dirinya telah mencetak dua gol dalam kemenangan 2-0.

Ia pun mengatakan tentang pendapat pelatih tentang aksinya, “Saya belum menjadi starter di banyak pertandingan sebelum kemenangan kami melawan Ukraina, tapi dia tidak mengatakan apapun secara khusus – hanya instruksi biasa. Saya bermain di sayap kanan dan itu adalah tugas saya untuk menjaga posisi penyerang full-back Ukraina untuk tak bergeming dan dirotasi dengan striker Mario Mandzukic selama ini.”.

Meskipun demikian, Ia sendiri tak menyadari bahwa permainannya saat itu  cukup penting dalam karirnya, dan mengatakan, “Saya tidak sadar saat itu, tapi teman dan keluarga saya segera menceritakan reaksi saya di rumah di Kroasia. Itu brilian. Banyak teman saya dan beberapa wartawan mengatakan bahwa itu adalah salah satu permainan terbaik saya.”