Inilah Isi Percakapan Terakhir Nasri Dengan Guardiola

Setelah dipastikan tidak lagi dapat bersaing di Manchester City, kini Samir Nasri sudah menjadi bagian dari klub sepakbola Sevilla dan bermain jauh lebih bagus ketika di Manchester City. Penampilannya yang dinilai lebih baik ini dikarenakan tidak adanya persaingan yang sangat ketat antar pemain di Sevilla, namun berkat itu juga Samir Nasri sukses membawa Sevilla bersaing di La Liga dengan baik. Sekian lama tutup mulut soal masalahnya di Etihad Stadium, kini Nasri pun mengungkap sebuah fakta.

Inilah Isi Percakapan Terakhir Nasri Dengan Guardiola

Seperti menyadari akan sesuatu hal yang besar pada Samir Nasri, Pep Guardiola mencoba mencegah kepindahannya namun keputusan bulat dari Samir Nasri tidak dapat dihalau Guardiola. Nasri berbicara bahwa saat itu Guardiola sampai memberikan pujian dengan menyebutnya sangat layak bergabung dengan tim sebesar Barcelona. Guardiola bilang, dengan kualitas yang saya miliki saya tidak seharusnya berada di ManCity, tapi di Barcelona,ucap Samir Nasri.

Dia mencoba menahan saya untuk keluar dari sana namun saya menolaknya karena dia juga tidak bisa memberikan jaminan bahwa saya akan duduk di bangku pemain utama atau setidaknya mendapatkan jam bertanding yang adil, ucap Samir Nasri. Nasri juga menceritakan bagaimana Guardiola sempatt bersikap keras kepadanya pada saat pra musim lalu. Di awal musim dia bilang saya berantakan, itu diucapkan berulang kali, dan yang terburuk Guardiola sampai menendang bokong saya, kata Nasri.

Kini bersama Sevilla, Nasri berhasil menjadi pemain yang berpengaruh besar dalam permainan lini tengah tim nya dan dalam pertandingan yang sudah dijalani, Nasri cukup memberikan dampak besar kepada Sevilla.