Inilah Alasannya Dortmund Meilih Bosz Selaku Pelatih

Peter Bosz Borussia Dortmund, Peter Bosz, Borussia Dortmund, Bundesliga, Eredivisie, Liga Jerman, Peter Bosz ajax to Borussia Dortmund

Peter Bosz – Boss Baru Borussia Dortmund

Jawara Piala Jerman (atau dikenal dengan DFB Pokal) yaitu Borussia Dortmund telah menunjuk Peter Bosz sebagai pelatih baru dengan kontrak selama dua tahun menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat musim 2016-2017. Hal ini diungkapkan di situs resmi klub tersebut pada hari Selasa lalu.

Dortmund, pada musim tersebut memang hanya berhasil meraih gelar juara dikompetisi Piala Jerman, sedangkan saat bermain di Bundesliga, mereka hanya menempati posisi ketiga di Bundesliga, walaupun mereka kan mampu mendapatkan tiket menuju persaingan babak grup Liga Champions musim depan. Hal ini tak mampu membuat pelatihnya yaitu Thomas Tuchel aman dari pemecatan karena tiga hari kemudian setelah mereka memenangkan Piala Jerman pada 27 Mei lalu, Ia diberhentikan.

Sebelumnya mantan pemain timnas Belanda tersebut, melatih Ajax menggantikan Frank de Boer yang melatih Inter pada musim lalu. Ia mampu membawa timnya menuju final Liga Europa musim ini namun sayangnya mereka tak mampu mengakhiri pertandingan tersebut dengan kekalahan menghadapi Manchester United. Meskipun demikian, Ia mampu membawa timnya menjadi runner up dalam kompetisi Eredivisie yang terpaut selisih satu poin dengan peringkat pertama yang diisi oleh Feyenoord.

Sebelumnya diperkirakan Ia akan bertahan di Liga Belanda namun akhinya Ia memutuskan untuk beralih menuju Jerman.

“Percakapan dengan (bos klub) meyakinkan saya bahwa ini harus menjadi langkah selanjutnya, saya yakin kita bisa bekerja sama dengan baik. Dengan rasa hormat dan kualitas,” kata Bosz dalam presentasinya yang resmi.

Langkahnya tentu menjadi kejutan bagi para penggemar Liga Belanda walaupun terdengar kabar dari media lokal yang mengungkapkan bahwa terjadi perbedaan pendapat antara Bosz dan asisten serta staf pelatih Ajax lainnya.

“Saya hampir 20 tahun menjadi pelatih dan Ajax hanya setahun. Bagi saya ini adalah kesempatan bagus dan saya ingin melihat ke depan, bukan ke masa lalu,” kata Bosz, menolak berkomentar mengenai laporan tersebut.

Namun strategi pelatih yang berusia 53 tahun tersebut, serupa dengan filosofi Dortmund yang ┬álebih menyerang dibandingkan bertahan. Seperti yang diungkapkan direktur olahraga Dortmund Michael Zorc tentang alasannya menunjuk Bosz, “Mengapa Peter Bosz? Kami yakin jenis sepak bola yang dimainkan timnya dulu tidak begitu berbeda dengan bagaimana kami menginginkan tim kami di sini bermain di Dortmund,”

“Gaya sepak bola yang menyerang, namun dengan penguasaan bola dan counter-pressing yang bagus.”.