Ini Langkah Pertama Leicester Di Liga Champions

Meski hanya bermain imbang 0-0 kontra FC Copenhagen, Leicester City tetap memastikan diri lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Catatan ini melanjutkan sejarah yang sukses dibuat oleh Jamie Vardy cs. Bertandang ke Telia Parken, markas FC Copenhagen, Leicester bermain imbang tanpa gol dalam matchday 4 Grup G Liga Champions, Kamis 3 November 2016 WIB.

Ini Langkah Pertama Leicester Di Liga Champions

Ada rekor baru yang dicatat pasukan Claudio Ranieri ini usai menahan imbang Copenhagen. Menurut data Opta, Leicester jadi tim pertama yang mampu mencatat clean sheet dalam empat laga Liga Champions secara beruntun. Selain itu, kesuksesan menembus 16 besar juga yang pertama kali sepanjang sejarah 132 tahun klub ini berdiri.
Ranieri mengaku puas meski pasukannya hanya mampu menuai hasil seri.

Menurutnya, hasil ini cukup baik dalam laga tandang. Selain itu, manajer asal Italia ini juga memuji performa apik penjaga gawang Kasper Schmeichel. Poin yang cukup baik melawan tim yang baik saat berada jauh dari rumah, dan saya puas. Mereka membuat banyak umpan silang tapi kami berhasil menghentikannya. Kasper Schmeichel membuat penyelamatan hebat hingga akhir, kata Ranieri.

Setelah memastikan diri lolos ke babak 16 besar, Ranieri membidik posisi puncak klasemen di akhir fase grup. Menurutya, catatan 10 poin yang dikumpulkan timnya saat ini masih belum aman. Sebab, jumlah poin yang diraih Leicester hanya terpaut tiga poin dari posisi 2, FC Porto.

Dengan dua laga sisa, Ranieri berharap timnya bisa menyapu bersih kemenangan. Ini dimaksudkan untuk membidik juara grup, dan terhindar dari lawan kuat di babak 16 besar. 10 poin sangat baik, tapi itu tidak cukup. Porto berada dekat di belakang kami. Kami memiliki takdir di tangan kami sendiri, dan selanjutnya kami akan pergi ke (Club) Brugge, ujarnya