Ikut Jejak Ayah, Giovanni Hijrah Ke Serie A

Sebuah berita sukacita datang dari Serie-A, dimana Giovanni putra dari manajer Atletico Madrid yaitu Diego Simeone ini akhirnya mencetakan goal pertamanya di Serie-A bersama klub sepakbola Genoa. Pertandingan senin 26 September 2016 dinihari tadi itu antara Genoa melawan Pescara ini menjadi pertandingan penting bagi Giovanni.

Ikut Jejak Ayah, Giovanni Hijrah Ke Serie A

Diketahui Giovanni yang didatangkan dari River Plate ini mampu membuka keunggulan pada babak kedua, meski pada babak pertama kedua kubu sama-sama tidak mampu mencetakan goalnya masing-masing. Tercatat, umpan cantik dari Santiago Gentiletti ini mampu diterima dengan baik oelh Giovanni yang saat itu sudah berada di dalam kotak pinalti Pescara dan dapat mengeksekusi bola dan kedudukan menjadi 1-0 di awal babak kedua.

Tendangan kaki kiri Giovanni tidak dapat diantisipasi oleh penjaga gawang Pescara, meski mencetakan goal namun faktanya Giovanni harus ditarik keluar lebih cepat tepatnya 15 menit sebelum pertandingan berakhir dan berkat goal tunggalnya itu Genoa unggul. Diketahui, Ezequiel Munoz masuk untuk menggantikan Giovanni saat itu setelah adanya perhentian waktu karena Edenilson mendapatkan kartu kuning keduanya atau kartu merah.

Bermain dengan 10 orang tidak menjadi masalah bagi Genoa, karena itu formasi pertahanan penuh dipakai untuk mempertahankan keunggulan dan mencegah terjadinya goal balasan dari Pescara.

Namun siapa yang menyangka setelah bermain dengan 10 orang, kini Genoa dipaksa bermain dengan 9 orang saja setelah Goran Pandev pemain Genoa ini mendapatkan kartu merah di menit ke-79 yang membuat kondisi Genoa sangat genting karena banyak titik yang kosong karena hilangnya 2 pemain Genoa.

Rey Manaj pemain dari Pescara ini sukses mencetak goal penyeimbang kedudukan 5 menit berselang sebelum pertandingan berakhir, goal Rey Manaj ini bertahan hingga akhir dan membatalkan kemenangan Genoa. Meski mengalami hasil seimbang dan berbagai kartu merah, Giovanni tetap senang karena dirinya mampu mencetak goal pertamanya sekaligus goal tersebut menjadi penyelamat karena Genoa hanya mampu mendapatkan 1 goal saja.