Heynckes Ungkap Rahasia Suksesnya Saat Bayern Menghadapi Freiburg

Jupp Heynckes first Winning Bayern Munich vs Freiburg, Jupp Heynckes first Winnin,g Bayern Munich vs Freiburg, Bundesliga, Liga Jerman

Jupp Heynckes kemenangan pertama saat Bayern Munich hadapi Freiburg

Manajer Bayern Munich yang baru yaitu Jupp Heynckes, mengatakan sekilas rahasianya sukses meraih kemenangan dipertandingan perdananya menghadapi Freiburg dengan skor 5-0. Ia mengatakan bahwa betapa pentingnya hubungan antara pelatih dengan pemain. Meskipun ini bukankah untuk pertama kalinya Ia mengasuh di Bayern. Pelatih berpengalaman mengatakan bahwa membina hubungan yang kuat dengan orang-orang yang dimilikinya akan menjadi kunci kesuksesan dalam mantra terakhirnya di Allianz Arena.

Juara dua kali jawara Liga Champions itu bangkit dari posisi yang ditinggalkannya pada 2013 lalusaat raksasa Bundesliga melaju ke kemenangan pertama mereka dalam empat pertandingan kompetitif.

Gol bunuh diri dari kapten Freiburg Julian Schuster dan Kingsley Coman yang pertama musim ini membuat tuan rumah dalam perjalanan mereka meraih kemenangan, sebelum akhirnya Thiago Alcantara, Robert Lewandowski dan Joshua Kimmich membuat Freiburg lebih menderita setelah paruh waktu.

Ia pun mengungkapkan rahasianya bahwa perlunya menghindari jenis fraksi ruang ganti yang dilaporkan memberi kontribusi pada kejatuhan Carlo Ancelotti.

“Pelatih harus berada di satu dengan pemainnya,” beber pelatih berusia 72 tahun itu yang mengatakan pada konferensi pers pasca pertandingannya.

Ia pun juga mengungkapkan bahwa kemenangan telak tersebut masih perlu diperbaiki, dan ia tak ingin berpuas hati sampai disini.

“Saya ingin terus bekerja sama dengan tim sehingga kami dapat terus memperbaiki banyak hal. Kemenangan itu merupakan awal yang positif setelah minggu–minggu yang sulit.”

Thomas Muller adalah salah satu dari beberapa pemain yang menyuarakan frustrasinya di bawah Ancelotti, setelah secara teratur menemukan dirinya di starting XI.

Namun pemenang Piala Dunia tersebut, yang mengenakan ban kapten karena ketidakhadiran Manuel Neuer, kembali menatap pemain terbaiknya yang berpengaruh pada hari Sabtu lalu, saat ia membantu memperkuat awal Bayern.

“Perubahan pelatih itu penting tapi terserah kepada kami pemain untuk memperbaiki penampilan kami,” kata gelandang tersebut kepada Sky Sport Germany.

“Tidak ada pertandingan yang sempurna di sepakbola tapi hari ini sudah dekat. Kami ingin tampil hebat di depan fans kami. Kami akan menjaga kaki kami di lapangan dan bersiap menghadapi pertandingan berikutnya.”.