Harapan Bayern Menekuk PSG Hilang Bersama Keharmonisan Cavani-Neymar

Edinson Cavani Neymar PSG, Edinson Cavani Neymar, PSG, Edinson Cavani, Neymar PSG, Edinson Cavani PSG, Neymar, Liga Prancis, Ligue 1

Edinson Cavani Neymar PSG

Drama yang terjadi di klub ibukota Prancis Paris Saint Germain sepertinya akan segera dilupakan pasalnya, klub tersebut mulai menjalin kerjasama yang baik antar sesama pemain, dan mampu itu menyingkirkan jawara Liga Jerman Bayern Munich yang kuat, dengan dengan penampilan mereka menonjol dari lini depan, dengan pemain bintang mereka.

Hal ini tidak diragukan lagi dimana minggu ini merupakan minggu yang sulit bagi klub berkantong tebal dimana sebelumnya sempat terjadi persaingan sesama pemain bintang yaitu Neymar dan Edinson Cavani. Aksi mereka berdua sempat menyita perhatian saat menghadapi Lyon di Ligue 1, dengan perebutan tendangan bebas dan tendangan penalti, yang dikabarkan berujung dengan ketegangan di ruang ganti.

Namun hal tersebut sepertinya telah teratasi saat mereka menghadapi musuh bersama, Bayern Munich di Liga Champions yang diselenggarakan pagi dini hari tadi.

Sempat menegangkan mengetahui keharmonisan tim, namun akhirnya berkurang setelah pada menit kedua pertandingan tersebut, dimana Dani Alves mendapatkan umpan dari rekan senegaranya Neymar, dan sukses menghasilkan gol pembuka. Bayern pun terguncang tak mendapati kekacauan yang terjadi di jajaran Paris.

Mereka juga tambil beda seperti yang ditampilkan saat pertandingan pertama Liga Champions musim ini, dimana mereka mendominasi serangan, dan mengendalikan kepemilikan bola sampai babak terakhir. Namun mereka sepertinya lebih berhati-hati, dimana mereka cenderung menyerahkan penguasaan bola ke Bayern, sambil memainkan peluang bahwa mereka bisa bertahan menghadapi tim yang diasuh oleh Carlo Ancelotti, meskipun kiper Alphonse Areola juga harus waspada pada setiap kesempatan.

Namun kendalanya bagi Bayern adalah setiap kali sebuah langkah striker mereka menuju ke daerah lawan, mereka harus tersendat dengan pertahanan lawan yang solid. Apalagi di lini depan mereka yang cukup merepotkan Bayern. Namun setengah jam permainan berjalan, Mbappe mampu mengambil keputusan yang tepat dan membawa bola menuju Cavani  dan dieksekusinya dengan bagus.

Pemain asal Uruguay melakukan selebrasi dan tak diduga disambut dengan pelukan ramah oleh Neymar. Itu akan menjadi penyejuk bagi bos PSG Nasser Al-Khelaifi serta para penggemar PSG yang menyaksikan, termasuk ditonton oleh mantan Perdana Menteri Prancis di Francois Hollande dan Nicolas Sarkozy serta supermodel Naomi Campbell.

Neymar pun telah mencoba melakukan tembakan namun diiringi kegagalan, namun pada menit ke 63, Mbappe melakuan gerakan menibu saat menghadpi Alaba namun operannya tersangkut oleh Martinez, yang akhirnya dimanfaatkan Neymar untuk menjadi gol ketiga.

Ancelotti setidaknya akan memiliki ide yang lebih baik tentang seberapa baik timnya ditetapkan untuk tantangan Liga Champions. Namun ada kekhawatiran performa mereka musim ini, setelah takluk menghadapi Hoffenheim dan imbang menhadapi Wolfsburg, namun pada dasarnya, Bayern masih memiliki waktu untuk mengejar.

Namun sepertinya harapan mereka untuk menekuk PSG dengan drama yang terjadi di pertandingan sebelumnya, hilang bersama poin yang mereka di Liga Champions.