Gabriel Jesus Ditantang Gusur Posisi Aguero

gabriel jesus manchester city 2019

Beda nasib dibandingkan musim sebelumnya, kali ini Gabriel Jesus terlihat sulit mendapat kepercayaan tampil starter untuk Manchester City. Sang manajer Pep Guardiola memberi tantangan kepada sang striker agar mendapat kembali posisinya yang kini dihuni oleh Sergio Aguero.

Striker kelahiran 21 tahun tersebut tampil luar biasa sepanjang musim lalu. Bermain 42 kali di berbagai ajang, dirinya berhasil membayar itu semua lewat cetakan 17 gol plus lima assist.

Berkat penampilan ciamiknya tersebut The Citizens pun mampu menyudahi musim 2017-2018 dengan raihan trofi juara Premier League di tangannya. Akan tetapi hal tersebut ternyata belum menjamin posisi inti pesepakbola internasional Brasil di musim berikutnya.

Pada kompetisi Premier League musim ini memang pemain internasional Jerman tersebut sudah bermain dalam 16 kali pertandingan, akan tetapi 10 antaranya diawali dari bangku cadangan. Kegemilangan Aguero membuat dia harus jadi penghangat bangku cadangan.

Sebagai pelatih Guardiola tidak ingin memberikan kepercayaan begitu saja meskipun Gabriel Jesus punya pernana penting dalam keberhasilan tim. Apabila mantan penggawa Palmeiras itu menginginkan kesempatan lebih banyak, dia harus bisa menggusur posisi Sergio Aguero.

“Ia harus bersaing sehat dengan Aguero. Di sebuah klub top, semua pemain harus ikut bersaing dengan rekan satu tim. Itu adalah hal yang sangat simpel,” ujar Guardiola dalam konferensi persnya, dikutip dari Goal.

“Sampai saat ini saya melakukan keputusan terbaik bagi tim. Mungkin di masa lalu dia bisa bermain dalam pertandingan penting karena pada waktu itu dirinya memang lebih bagus dibandingkan Aguero,” lanjutnya.

Melihat sumbangsih kedua tim, Aguero sendiri sudah mempersembahkan banyak prstasi selama delapan musim bersama Manchester City. Oleh karenanya langkah Guardiola yang dulu lebih mempercayai Gabriel Jesus ketimbang pemain asal Argentina itu sempat memunculkan tanda tanya besar.