Florentino Perez Tetap Menjabat Presiden Real Madrid

Florentino Perez tetap menjabat Presiden Real Madrid, setelah dipastikan tidak ada kandidat lain yang mau maju untuk bersaing dengan Perez sebagai calon presiden Los Blancos. Karir Florentino Perez sebagai Presiden Real Madrid sampai 2021.

Tim yang telah berhasil menjuarai Liga Champions 2016-2017 ini pun mengumumkan pernyataan bahwa Florentino Perez akan kembali menjabat sebagai orang nomor satu di klub ibu kota Spayol. Pencalonan diri sebagai presiden Real Madrid tenggat waktunya berakhir pada hari Minggu kemarin. Lantaran tidak mempunyai pesaing, maka sudah dipastikan Perez tetap menduduki kursi Presiden Madrid.

Karir Perez menduduki kursi orang nomor satu di Real Madrid sejak tahun 2009, pada masa baktinya tersebut Ia telah membawa klub kebanggaanya tersebut memenangi tiga gelar Liga Champions dalam waktu empat tahun. Prestasi yang Ia bawa membuat timnya semakin ditakuti para lawan. Bahkan, Florentino Perez menyebut timnya sebagai simbol Spanyol dan yang paling dicintai.

Sulit untuk menjadi pesaing calon Presiden Real Madrid hadapi Florentino Perez, atas prestasinya tersebut tak ada yang mau maju mencalonkan diri. Terlebih skuat yang dilatih oleh Zinedine Zidane tersebut terus melakukan pergantian peraturan-peraturan internalnya untuk pencalonan presiden para 2012.

Sulitnya birokrasi untuk menjadi kandidat pencalonan Presiden Real Madrid membuat tak ada yang menginginkan untuk mencalonkan diri sebagai pesaing Perez. Beberapa perubahan peraturan yakni jika ingin menjadi orang nomor satu di Real Madrid, Ia telah menjadi anggota Los Blancos sekurang-kurangnya 20 tahun.

Lalu peraturan tersebut dirubah dan syaratnya ditambahkan menjadi 10 tahun keanggotaan Real Madrid dan memiliki jaminan pribadi dari bank Spanyol seenilai 75 juta Euro atau setara dengan 1,11 Triliun Rupiah.

Dikabarkan, syarat-syarat yang telah dibuat dibuat untuk mencegah adanya kandidat potensoal lain dalam pemilihan terakhir pada 2013. Dalam periode sepuluh hari sejak proses pemilihan dimulai pada 8 Juni, tidak ada satupun kandidat yang muncul. Masa bakti ketiganya dan yang kelima kali secara keseluruhan membuat raksasa perusahaan kontruksi Perez, yang berusia 70 tahun pada tahun ini melaju mulus.