Enrique Dukung Semua Pemain Yang Hijrah Ke Tiongkok

Dalam beberapa pekan terakhir ini memang dunia sepakbola Eropa dan sekitarnya harus mengakui ekspansi dan kekuatan ekonomi dari klub-klub sepakbola asal China yang dengan berani membeli pemain-pemain ternama dengan harga yang fantastis tinggi. Tentu tidak heran ada segelintir pemain yang benar-benar tertarik untuk merasakan mendapatkan penghasilan yang bisa dikatakan mustahil di dapatkannya jika masih terus bermain di tim lamanya.

Tentu kini nama-nama klub sepakbola seperti Guangzhou Evergrandi, Shanghai SIPG, Tianjin Quanjian itu mewakili tim-tim asal China lainnya yang melakukan pembelian pemain-pemain mahal. Sejumlah nama-nama pemain yang tidak asing seperti Carlos Tevez, Ezequiel Lavezzi, Jackson Martinez, Oscar dan masih banyak lagi nama-nama pemain yang sudah mendarat di China dan resmi menjadi bagian dari tim tersebut. Bahkan yang mengejutkan datang dari klub sepakbola Hebei China Fortune yang meresmikan manajer barunya yaitu Manuel Pellegrini mantan manajer dari klub raksasa Manchester City.

Begitu banyak kritik datang dari para pecinta sepakbola Eropa dan sekitar yang menginginkan adanya aturan untuk membatasi ruang gerak tim-tim sepakbola asal China. Namun kritikan tersebut justru mendapatkan tanggapan lucu dari seorang Luis Enrique, manajer dari klub sepakbola Barcelona ini justru memberikan tanggapan penolakan dengan adanya peraturan-peraturan tersebut.

Enrique menjelaskan bahwa keputusan pemain untuk bermain di China Super League untuk merasakan gaji yang besar merupakan hal yang lumrah saja baginya. Karena faktor finansial atau uang memang masih menjadi faktor utama bagi pemain-pemain sepakbola.

Memberikan larangan kepada pemain untuk bermain di luar benua atau tim-tim tertentu merupakan hal yang aneh dan bisa mematikan karir pemain tersebut. Tidak lupa Enrique menambahkan bahwa pemain-pemain yang sedang bermain di China nantinya tidak menutup kemungkinan akan kembali ke Eropa dengan membawa banyak pengalaman berharga yang bisa digunakan di sini, tegas Enrique.