Dynamo Kiev 0-0 Chelsea

Permintaan penalti dari Chelsea ditolak wasit

Eden Hazard nyaris mencetak gol

Chelsea dua kali membentur mistar gawang dan klaim penalti mereka ditolak saat mereka ditahan imbang tanpa gol oleh Dynamo Kiev di pertandingan Grup G Liga Champions.

Eden Hazard nyaris mencetak gol setelah kembali dari cedera, namun kiper Oleksandr Shovkovskiy masih berhasil menepis tendangannya ke tiang gawang. Permintaan penalti dari Chelsea ketika Cesc Fabregas tersungkur di lapangan setelah berebut bola dengan Serhiy Rybalka diabaikan oleh wasit. Tendangan bebas Willian membentur bagian bawah mistar gawang sebelum Asmir Begovic mengagalkan upaya Derlis Gonzalez di Ukraina.

Tim asuhan Jose Mourinho itu hingga kini hanya meraih kemenangan dalam satu dari lima pertandingan di semua kompetisi. Namun penampilan sang juara bertahan Liga Premier di panggung Eropa ini jauh lebih baik dari kekalahan 2-1 di pertandingan tandang mereka atas Porto pada tanggal 29 September. Kemenangan 2-0 Porto atas Maccabi Tel Aviv membuat Chelsea tetap berada di posisi ketiga dalam grup dengan empat poin dari tiga pertandingan, satu angka di belakang urutan kedua Kiev dan terpaut tiga angka dari pemimpin klasmen Porto.

Mourinho Menggunakan Taktik Yanng Tepat

Berita sebelum pertandingan didominasi oleh Hazard. Akankah pemain asal Belgia itu tampil sejak awal pertandingan setelah namanya ditinggalkan dari starting line-up melawan Aston Villa di akhir pekan? Hazard memang dikembalikan ke lini tengah, namun Mourinho membuat kejutan dengan menurunkan Kurt Zouma di posisi bek kanan untuk pertama kalinya dalam seragam Chelsea, sementara Cesar Azpilicueta dipasang di posisi bek kiri.

Hal itu dilakukan untuk meredam ancaman dari ancaman Andriy Yarmolenko, yang telah diketahui oleh manajer Chelsea sebagai pemain Kiev paling berbahaya. Taktik tersebut bekerja dengan baik dan Yarmolenko jarang memberikan ancaman dan The Blues menampilkan 45 menit terbaik mereka musim ini di babak pertama. Fabregas bermain di posisi yang lebih maju, Ramires menunjukkan energi yang besar di lini tengah, Willian adalah ancaman dengan bola-bola mati dan Diego Costa seharusnya dapat mencetak gol.