Dikabarkan Akan Melatih Bayern, Joachim Low Tak Memiliki Niat Selain Piala Dunia

Joachim Low German National Tim to Bayern Munich, Joachim Low to Bayern Munich, Joachim Low, Bayern Munich, Bundesliga, Liga Jerman

Joachim Low dari timnas Jerman ke Bayern Munich?

Pelatih tim nasional Jerman yaitu Joachim Low, belum lama ini menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak berencana untuk meninggalkan timnas setelah Piala Dunia berakhir demi mengambil alih raksasa Liga Jerman, Bayern Munich.

Memang pelatih berusia 57 tahun tetrsebut sempat digaungkan untuk menjadi pelatih kepala permanen juara Bundesliga saat Jupp Heynckes pergi pada akhir musim ini. Heynckes sendiri memang hanya ditugaskan untuk menjadi pelatih semntara untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Carlo Ancelotti.

Manajer umum tim nasional Oliver Bierhoff mengakui di awal bulan ini bahwa langkah itu mungkin dilakukan, walaupun dia kemudian menekankan bahwa dia akan menolak upaya Bayern untuk membawa Low ke Allianz Arena.

Low sendiri juga sepertinya telah menjauhkan diri dari prospek kembalinya untuk melatih sebuah klub di tahun depan, yang menunjukkan bahwa dirinya justru akan menghormati kontraknya dengan Jerman, yang akan berlangsung sampai setelah Euro 2020.

“Ini bukan pertimbangan untuk saya sama sekali,” katanya kepada ZDF’s Aktuelle Sportstudio saat ditanya tentang rumor Bayern.

“Di satu sisi, saya pernah bilang bisa membayangkan melatih klub lagi karena saya menikmati latihan setiap hari.Di sisi lain, Piala Dunia akan datang dan saya memiliki kontrak sampai 2020. Saya tidak memikirkan hal lain selain Piala Dunia.”

Sebelumnya Low juga merupakan pemain sepakbola juga yang bertanding di Liga Jerman dari tahun 1978 sampai 1995 yang berposisi sebagai gelandang serang. Ia memulai karirinya di SC Freiburg bahkan sempat kembali lagi untuk yang ketiga kalinya dengan kemampuan yang meningkat. Selain itu ia sempat bermain di VfB Stuttgart dan Eintracht Frankfurt juga.

Disisi kepelatihan Ia juga FC Frauenfeld pada kampanye  1994-1995 yang pernah Ia bela saat menjadi pemain dimusim sebelumnya. Pelatih tersebut juga mengasuh mantan klubnya seperti Stuttgart dan Karlsruher SC, walaupun akhirnya Ia sempat melatih ke Turki menangani Fenerbahce dan Adanaspor serta ke Austria menangani Tirol Innsbruck dan Austria Wien. Barulah pada tahun 2006 Ia menangani timnas Jerman hingga sekarang.

Jerman sendiri mampu meraih 10 kemenangan dari 10 pertandingann di babak kualifikasi Piala Dunia Group C, mencetak gol terbanyak bersama Belgia dan memiliki kebobolan paling sedikit setelah Inggris dan Spanyol.