Claudio Ranieri Mengundurkan Diri Untuk Mengejar Lucas Moura

Lucas Moura, PSG, Claudia Ranieri, Nantes

Lucas Moura di bangku cadangan

Belum lama ini pelatih Nantes yaitu Claudio Ranieri,  mengundurkan diri untuk memaksakan langkah beraninya agar bisa memboyong pemain sayap Paris Saint-Germain, Lucas Moura. Hal ini juga dikarenakan sang pemain sudah menentukan pilihannya walaupun bersama Nantes, ia memiliki beberapa keuntungan dibandingkan bersama PSG.

Lucas merupakan pemain asal Brasil yang mengasah dirinya di akademi sepak bola negaranya seperti Juventus-SP, SC Corinthians, dan terakhir ia mengakhiri karir mudanya di Sao Paulo.

Setelah mengabdi selama lima tahun, Ia pun akhirnya dipromosikan ke tim utamanya  dan rutin dimainkan, dimana akhirnya ia mencetak 33 gol dari 128 pertandingannya yang ia mainkan di semua kompetisi dalam waktu dua musim setengah.

Hal ini membuat raksasa Liga Prancis itu ingin memilikinya dan akhirnya pada musim dingin 2012-13, mereka berhasil mengalahkan Manchester United dan Inter Milan yang ingin merekrutnya dengan nilai 45 juta euro.

Ia pun tampil memukau dan sering diturunkan kelapangan sejak kedatangannya. Hanya saja hal tersebut jauh berbeda dengan kondisi saat ini dimana Ia telah membuat enam penampilan di semua kompetisi untuk PSG musim ini, dimana semuanya hanya sebagai pemain pengganti saja. Situasi ini diketahui meningkatkan minat dari mantan pemujanya Manchester United dan rivalnya Tottenham Hotspur.

Kini Nantes, yang berada diperingkat kelima klasemen Ligue 1 dan terpaut 17 poin dari sisi Unai Emery, sangat ingin memberi pemain sayap Brasil itu pilihan dalam kompetisi yang sudah dikenalbya selama lima tahun karirnya, namun sayangnya Ranieri mengakui bahwa transfer tersebut tidak akan membuahkan hasil.

“Dia pemain kelas tinggi, dan bersama kami dia bisa bermain di liga yang dia tahu dibandingkan menjadi pengganti di PSG atau pergi ke negara lain,” kata Ranieri kepada Le Parisien.

“Dia pasti sudah ada saat ini dan bisa bertahan enam bulan dari Piala Dunia. Tapi dia membuat pilihan lain. Tidak masalah (bagi saya).”.

Nantes sendiri akan menghadapi PSG di Stade de la Beaujoire pada hari Senin mendatang pada pukul 03.00 WIB, sebuah pertandingan yang diungkapkan oleh mantan pelatih Leicester City, bahwa pemainnya tidak memerlukan motivasi lagi menghadapi raksasa Liga Prancis itu.

“PSG adalah tim hebat, dibangun tidak hanya untuk memenangkan kejuaraan, tapi juga Liga Champions,” tambah pemain asal Italia itu.¬† “Melawan tim lain, saya harus memastikan untuk menambah perhatian dan konsentrasi para pemain untuk membawa mereka ke keadaan yang baik. Anda harus menjelaskan seribu hal. “.

“Tapi melawan Paris, para pemain saya sudah fokus sempurna pada pertandingan tersebut seminggu sebelum kick-off. Tugas saya adalah menyeimbangkan konsentrasi itu. “.