CEO Dortmund Ternyata Tak Yakin Kemampuan Peter Bosz

Hans-Joachim Watzke, Peter Bosz, Borussia Dortmund, Peter Stoger

Hans-Joachim Watzke Peter Bosz

CEO Borussia Dortmund yaitu Hans-Joachim Watzke, telah mengakui bahwa dirinya tidak pernah yakin bahwa Peter Bosz adalah pelatih yang tepat untuk Borussia Dortmund, bahkan saat awal mereka yang cemerlang pada musim ini. Dan terbukti bahwa pelatih asal Belanda tersebut dipecat setelah membawa timnya secara mengkhawatirkan dalam delapan pertandingan terakhirnya.

Setelah kepergian pelatih lamanya yaitu Thomas Tuchel di musim panas lalu, Dortmund telah berhasil memboyong Bosz ke Westfalenstadion, dimana mereka telah melihat bahwa sang pelatih mampu membawa Ajax ke posisi kedua di Liga Europa dan Eredivisie dalam satu musim.

Setelah bergabung,  Bosz pun mampu dengan cepat membawa Dortmund ke puncak klasemen, memenangkan enam dan sekali imbang dari tujuh pertandingan Bundesliga pertamanya saat ia menduduki kursi kepelatihan. Namun sayangnya sermua itu tiba tiba meredup  dimana saat ia menjalankan 13 pertandingan setelahnya di semua kompetisi, mereka hanya memenangkan hanya satu pertandingan di DFB Pokal, dan itupun saat mereka menghadapi klub lapis ketiga Magdeburg. Hasilnya, posisi mereka pun melorot di papan klasemen, bahkan gagal ke dalam melanjutkan kompetisi Liga Champions.

Akhirnya pelatih berusia 54 tahun itu dipecat setelah kekalahan mereka pada laga terakhirnya menghadapi klub yang berada dizona degradasi yaitu Werder Bremen. Namun kini klub tersebut telah kembali ke jalannya setelah melihat tim tersebut bangkit kembali dengan segera, meraih kemenangan 2-0 atas Mainz kemarin,  di pertandingan pertama saat diasuh oleh Peter Stoger.

Watzke pun sempat mengakui bahwa dia selalu memiliki kecurigaan bahwa Bosz bukanlah orang yang tepat untuk pekerjaan itu dan berharap untuk terus maju dan mengatakan, “Sementara kami menang, saya tidak pernah merasa aman. Itu selalu rapuh. Sekarang saya memiliki kesan bahwa setiap orang menyadari bahwa ini tidak dapat berlanjut. Anda harus bekerja secara konstruktif dan bersama, dan sekarang juga. kata CEO klub Jerman tersebut. “.

“Mempekerjakan Jurgen Klopp adalah keputusan yang tepat saat itu, Thomas Tuchel benar-benar atletis dan keputusan yang tepat. Jika kita salah dengan Bosz, oke, Anda bisa mengkritik kami untuk itu, tapi seperti badai kesialan? “, kata CEO klub Jerman tersebut.

Watzke juga merasa perjuangan di bawah Bosz memberi dampak besar pada para pemain, yang berarti mereka tidak mampu menahannya.

“Mungkin karena itulah mereka tidak memberikan semuanya sampai akhir,” kata Watzke. “Saya suka para pemain, tapi saat itulah saya sadar. Kini saya memiliki kesan bahwa setiap orang mengerti bahwa segala sesuatunya tidak berjalan seperti ini.”

Dortmund telah dikaitkan dengan mempekerjakan Stoger sebelum kedatangan Bosz, namun komitmennya terhadap Koln membuatnya menjadi sasaran yang sulit. Begitu Koln memecatnya, mereka segera siap bergerak.

“Dia belum selesai dengan Koln, karena itulah ada solusi dengan Bosz. Dia berada di bandara dalam perjalanan menuju ibunya [saat Bosz dipecat]. Saya katakan kepadanya bahwa dia sebaiknya membongkar kopernya.”.

Dalam waktu dekat Stoger akan membuktikan lagi kemampuannya di laga kedua menghadapi Hoffenheim, lawan yang sulit pada hari Minggu besok, pukul 00.30 WIB.