Ballack Ungkap Pendapatnya Tentang Pemain Pinjaman Bayern Dari Real Madrid, James Rodriguez

Carlo Ancelotti James Rodriguez Bayern Munich, Carlo Ancelotti James Rodriguez, Bayern Munich, Carlo Ancelotti, James Rodriguez Bayern Munich, Carlo Ancelotti Bayern Munich, James Rodriguez, Bundesliga, Liga Jerman

Carlo Ancelotti James Rodriguez Bayern Munich

Mantan pemain bintang Bayern Munich yaitu ¬†Michael Ballack, belum lama ini mengungkapkan pendapatnya tentang pemain yang saat ini dipinjaman Real Madrid dimusim panas kemarin yaitu James Rodriguez. Menurutnya playmaker baru Bayern tersebut adalah “nomor 10 yang khas yang tidak suka dilacak kembali”.

Memang pemain internasional Kolombia itu telah bergabung dengan jawara Bundesliga dari jawara La Liga, degnan langkah peminjaman dari Real Madrid, yang mencakup opsi untuk sebuah saklar permanen. Namun kedatangannya ke kubu Bayern lebih cenderung kedekatannya dengan pelatih utama klub yaitu Carlo Ancelotti.

Dia telah menghadapi kritik sejak kedatangannya di Allianz Arena, dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tentang kemampuannya untuk menyesuaikan permainannya, dalam rangka memenuhi tuntutan karirnya di papan atas Jerman.

Ballack percaya bahwa hal itu akan sampai ke arah mentalitasnya, yang akan mempengaruhi aspek kreatifnya, namun Ia meyakini pemain berusia 26 tahun itu akan diberi waktu untuk mendapatkan segalanya dengan benar karena ia mendapat dukungan penuh dari manajer Carlo Ancelotti.

Mantan gelandang Bayern tersebut mengatakan kepada Bild: “Dia adalah pemain sepak bola raksasa, tapi dia masih memiliki masalah dengan kecepatan permainan. Melawan Schalke, langkahnya telah meningkat. Dia hanya khas nomor 10 yang tidak suka dilacak kembali. ”

Ia menambahkan, “James memiliki keunggulan bahwa ia memiliki hubungan baik dengan pelatihnya. Carlo menempatkannya dalam situasi sulit karena sudah ada kritik terhadapnya. Bagi pemain, ini adalah keuntungan besar jika Anda memiliki pelatih yang berdiri di samping Anda saat Anda dipertanyakan.”.

James diberi lima menit aksi menjelang akhir pertandingan imbang 2-2 Bayern melawan Wolfsburg pada hari Jumat kemarin, saat klubnya telah menyia-nyiakan dua gol yang mereka dapatkan dibabak pertama, namun harus mengkhiri laga degnan berbagi poin di kandang sendiri.

Kesempatan berikutnya, sepertinya Ia bisa tampil mengesankan saat klubnya menghadapi klub dengan pengeluaran besar di Eropa yaitu Paris Saint-Germain pada hari Kamis mendatang pukul 01.45 WIB, dimana Ancelotti akan menghadapi mantan klubnya di kompetisi Liga Champions.

Ballack percaya bahwa kompetisi tersebut menawarkan kesempatan kepada Bayern untuk membuktikan kekuatan mereka saat ini dengan Arjen Robben dan Franck Ribery dilini depan untuk mengimbangi kekuatan serang bintang baru PSG, Neymar dan Kylian Mbappe.

“Bagi orang Bavarian, itu adalah kesempatan untuk menentukan ke mana mereka berdiri,” tambah mantan pemain internasional Jerman tersebut. “Yang terpenting, unit penyerang Paris ingin menunjukkan bahwa mereka bisa bermain dengan benar untuk meraih gelar Liga Champions. Namun bagi Robbens dan Riberys, ini adalah kesempatan besar untuk menunjukkan Neymars dan Mbappes keahlian yang mereka bisa. Sementara. Bagi Bayern, hasil imbang akan menjadi hasil bagus. PSG akan memiliki lebih banyak tekanan kepada mereka menyusul pembelanjaan besar mereka.”.

Baik Bayern dan PSG telah berhasil membuka kampanye grup Liga Champions 2017-18 dengan kemenangan, dimana Bayern berhasil menaklukan Anderlecht dengan skor 3-0 sementara PSG mengalahkan Celtic dengan skor 5-0.