Alasan-Alasan Yang Mengakibatkan Kekalahan Arsenal

Arsenal

Arsenal tak berhasil memanfaatkan peluang dalam memperebutkan titel Premier League musim ini. Petr Cech beranggapan cedera-cedera jangka panjang menjadi penghalang bagi timnya.

Arsenal kini berada di urutan ketiga klasemen dengan perolehan 68 angka dari 37 laga. Mereka berhasil mengakhiri musim dengan perolehan terbaik finis runner-up, bila bisa menang di pertandingan terakhir dan Tottenham Hotspur yang di urutan dua sekarang tak mendapatkan angka.

The Reds awalnya dinilai dapat bersaing dalam mendapatkan titel juara, sedangkan lawan besar lain seperti Manchester City, Manchester United, Chelsea, dan Liverpool memiliki penghalangnya masing-masing. Bukannya memanfaatkan keuntungan, tim besutan Arsene Wenger justru turut inkonsisten dan tercecer dari Leicester City yang juara dan Spurs.

Cech menilai ini menjadi faktor akibat cedera panjang beberapa pemain kunci seperti Danny Welbeck, Jack Wilshere, Tomas Rosicky, Santi Cazorla, Francis Coquelin, dan Alex-Oxlade Chamberlain. Hal ini berakibat di paruh kedua musim mereka melemah akibat kelelahan.

Seperti yang diketahui, Cazorla absen selama November hingga April dan belum kembali ke level fit terbaik hingga sekarang. Coquelin menepi dari November sampai Januari. Sedangkan Wilshere, Welbeck, dan Rosicky telah absen sejak awal musim hingga paruh pertama berakhir.

“Jika Anda memiliki begitu banyak pemain penting yang cedera lama, itu membuka peluang ke orang lain, namun juga dapat menyakiti Anda di saat-saat tertentu. Jika Anda memiliki tujuh pertandingan dalam 21 hari dan rival Anda telah memiliki enam hari untuk bersiap, Anda tidak memiliki keuntungan dari rotasi pemain,” sambung Cech.

Perlu dipastikan, Arsenal memang menurun sejak pergantian tahun. Di 10 laga pertama liga pada 2016, The Gunners hanya menang tiga kali dan gagal dengan jumlah yang sama. Mereka bahkan kian kehilangan poin-poin penuh di delapan minggu sisanya hingga sekarang, hanya menang empat kali dan seri di empat lainnya.